Image


27FEB

5 Faktor Yang Wajib Diketahui Dalam Bisnis Budidaya Ikan Lele

Sudah menjadi pengetahuan bersama, bahwa ikan lele merupakan ikan yang sangat populer di masyarakat. Harga yang terjangkau, rasa yang enak dan mudahnya untuk mendapatkannya membuat ikan ini sangat digemari oleh masyarakat.

Dengan tingginya pasar yang menjajikan, maka ini menjadi peluang bagi para pembudidaya untuk memulai usaha bisnis dibidang pembesaran ikan lele. Jika anda tertarik untuk memulai bisnis ikan lele, maka anda wajib mengetahui hal-hal dibawah ini.

 

Tentukan segmen bisnis budidaya ikan lele

Terdapat segmen yang harus anda pilih dalam budidaya ikan lele, jika anda seorang pemula maka lebih baik anda memilih salah satu dari tiga segmen yang disarankan. 

  1. Pembenihan ikan lele
  2. Pendederan ikan lele
  3. Pembesaran ikan lele

Meskipun ketiga segmen diatas dampat anda ambil dan dijalankan secara bersamaan, namun jika anda belum terlalu mahir didunia perlelean lebih baik anda memilih salah satu segmen diatas. Bagi pemula, sebaiknya pilihlah segmen pembesaran karena tidak memiliki resiko kegagalan yang terlalu tinggi dan tidak membutuhkan modal terlalu tinggi.

 

Pahami syarat hidup dan habitat ikan lele

Ketika anda telah memilih salah satu segmen budidaya ikan lele, maka selanjutnya anda perlu menyiapkan kolam budidaya. Dalam membuat kolam ikan lele, anda harus memperhatikan beberapa faktor agar ikan lele dalam kondisi sehat dan cepat besar. 

Faktor yang harus diperhatikan dalam membuat kolam antara lain:

  • Lokasi atau lahan kolam
  • Sumber air kolam
  • Pembuangan air kolam
  • Kondisi dan kualitas air

Ingatlah bahwa ikan lele merupakan makhluk hidup yang hidupnya di air, maka sudah barang wajib anda menjaga kualitas airnya. Lokasi kolam harus dipertimbangkan, apakah kolam itu akan menimbulkan efek bagi warga sekitar atau tidak. Selain itu, hindari lokasi kolam yang rawan banjir. Jika kolam sampai membludag, maka akibatnya akan sangat fatal.

 

Memilih bibit ikan lele berkualitas

Selain faktor kolam dan air, bibit ikan lele juga sangat menentukan dalam keberhasilan budidaya. Pilihlah bibit lele yang berkualitas, kualitas bibit lele dapat dilihat dari kesehatannya dan tingkat pertumbuhannya. 

Ciri - ciri bibit lele yang berkualitas:

  • Tidak memiliki riwayat terkena penyakit
  • Tidak memiliki cacat
  • Memiliki bentuk tubuh yang proposional
  • Gerakannya lincah dan cenderung selalu bergerak mencari makanan
  • Berasal dari indukan yang berkualitas, disaran dari indukan bersertifikat yang dibudidayakan oleh pembudidaya profesional.

Selain itu, penting juga bagi anda untuk memilih jenis lele yang akan dibudidayakan. Contoh jenis lele yaitu lele sangkuriang, lele phyton, lele mutiara, dan lele masamo. Ini perlu dilakukan, karena setiap jenis lele memiliki ketahanan tubuh yang berbeda dan tingkat pertumbuhan yang berbeda pula.

 

Penebaran bibit ikan lele

Meskipun terdengar hal yang sepele, namun penebaran bibit ikan lele kedalam kolam budidaya juga memiliki pengaruh yang besar. Dalam prakteknya, sering kali pembudidaya melakukan penebaran sembarangan, baik dari waktu penebaran maupun cara penebaran. Jika anda ingin berhasil dalam budidaya ikan lele, maka sayangilah ikan lele seperti layaknya anda menyayangi manusia. Benamkan dalam hati kita, bahwa ikan lele juga makhluk hidup yang dapat mati.

Waktu penebaran bibit lele sangat disarankan di pagi hari atau sore hari, yang jelas hindari kontak matahari langsung atau dalam cuaca yang panas. 

Cara menebar bibit lele kedalam kolam juga harus diperhatikan. Lakukan penebaran secara hati-hati dan perlahan. Masukkan ember/wadah yang berisi bibit kedalam kolam sampai tenggelam. Biarkan bibit ikan lele keluar dari wadah dengan sendirinya.

Jika anda melakukan penebaran ikan lele dengan kasar, apa lagi asal lempar. Maka hal tersebut dapat menyebabkan ikan lele menjadi stres. Kondisi stres pada bibit ikan lele dapat menyebabkan penurunan kekebalan tubuh, akibatnya bibit lele akan mudah terkena penyakit.

 

Perawatan bibit ikan lele

Anda harus peka terhadap ikan lele yang anda budidayakan, perhatikan perkembangannya setiap hari. Ada 2 faktor penting yang harus diperhatikan dalam proses perawatan ikan lele, yaitu:

  1. Pengelolaan Air Kolam

Air kolam harus diperhatikan, ini berkaitan dengan sumber air yang masuk kedalam kolam. Jika dirasa air kolam dalam kondisi terbaik, maka anda dapat membendung atau menghentikan saluran air masuk. Namun jika terjadi hujan deras, atau dilihat kualitas air menurun maka anda dapat membuka saluran air dan memasukkan air yang baru.

2. Pengelolaan Pakan Ikan Lele

Pakan lele merupakan hal yang sangat penting. Ada akibat yang harus ditanggung jika pengelolaan pakan ikan lele tidak diperhatikan. Buatlah jadwal pemberian pakan yang teratur, usahakan jangan sampai telat memberi pakan ikan lele karena ini akan membuat ikan lele saling memakan kawannya jika dalam kondisi kelaparan.

Pilih jenis pakan yang memiliki kandungan gizi yang cukup bagi ikan lele. Jika anda menggunakan pelet pabrik, usahakan jangan asal-asalan  pelet. Bacalah kandungan proteinnya. Akan lebih baik jika anda memberinya makanan tambahan pada ikan lele. Makanan tambahan bagi ikan lele dapat berupa limbah yang tidak dimanfaatkan lagi seperti limbah ikan tongkol, ikan rucah, limbah dari warung ayam, dan lain lain. Jika tidak ada limbah yang dapat dimanfaatkan, anda dapat mencari pakan tambahan seperti cacing, keong, siput, bancet, dan lain sebagainya.

ARTIKEL TERBARU

Tags

Opportunie.com
Ribuan informasi lowongan pekerjaan di seluruh dunia