Image


19FEB

6 Faktor Penting Demi Kesuksesan Bisnis Budidaya Ikan Lele

Budidaya ikan lele merupakan salah satu kegiatan dan bentuk usaha konkrit untuk dapat berperan serta dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Budidaya ikan lele sangat populer di Indonesia bahkan di Amerika sekalipun. Budidaya ikan lele adalah bisnis berbasis pertanian yang mudah dan fleksibel yang juga bisa menguntungkan. Budidaya ikan lele dapat dilakukan di mana saja jika Anda memiliki tempat yang cocok. Anda dapat mengurus kebutuhan protein keluarga anda sendiri jika ingin kegiatan budidaya yang sederhana atau dapat juga menjualnya untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Ada banyak spesies atau jenis ikan lele yang dapat di budidayakan di Indonesia. Meskipun kebanyakan pembudidaya mengabaikan hal ini, akan tetapi jenis ikan lele juga memiliki pengaruh terhadap proses budidaya yang akan dilaksanakan. Seperti contoh, persentase waktu pertumbuhan, jenis pakan yang tepat, ketahanan terhadap penyakit, hingga bentuk dan rasa dari masing - masing jenis ikan lele ini akan mempunyai perbedaan. Anda dapat membaca jenis ikan lele apa saja yang paling populer dibudidayakan di Indonesia serta kekurangan dan kelebihan pada masing - masing jenis ikan lele pada artikel selanjutnya.


Sebagian besar jenis atau spesies ikan lele merupakan jenis ikan yang kuat dibandingkan ikan lain, selain itu ikan lele juga sangat mudah untuk dibudidayakan. Anda dapat membudidayakannya dengan mudah dan memanennya dengan cepat dengan sedikit usaha di kolam kecil atau besar. Ukuran kolam ikan yang cocok dan ideal bisa dari ukuran 2x3 meter hingga puluhan meter. Ukuran kolam ini akan disesuaikan dengan kepadatan bibit yang akan dibudidayakan pada kolam tersebut.

 

Memulai Budidaya Ikan Lele

Menentukan Segmen Budidaya

Jika dikaji secara seksama, dalam budidaya ikan lele dapat dibagi menjadi 3 segmen, yaitu:

  1. Segmen Pembenihan
  2. Segmen Pendederan
  3. Segmen Pembesaran

Tentukan segmen yang ingin anda lakukan, anda akan kesulitan jika anda tidak menentukan segmen budidaya ikan lele dari awal. Apalagi jika modal atau usaha yang ingin anda jalankan tergolong minim. Kebanyakan orang tidak mengetahui tentang hal ini, maka mereka akan menemukan kesulitan ditengah jalan. 

Terkadang orang berfikir ingin membeli bibit ikan lele dengan ukuran yang lebih kecil dengan tujuan mendapatkan jumlah bibit yang banyak, agar kelak ketika panen mendapatkan hasil yang banyak pula. Tetapi jika kita cermati, coba kita bayangkan berapa waktu yang dibutuhkan, berapa pakan yang dibutuhkan, dan berapa persen tingkat kematiannya? tentu itu akan lebih besar juga. Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk menentukan segmen terlebih dahulu, sebelum terjun langsung untuk melakukan budidaya ikan lele.

Menentukan Spesies atau Jenis Ikan Lele

Meski terdengar tidak terlalu penting, namun dalam menentukan jenis ikan lele ini juga memiliki pengaruh besar terhadap proses budidaya nantinya. Contoh jenis ikan lele yang populer dibudidayakan di Indonesia adalah:

  • Lele Lokal
  • Lele Dumbo
  • Lele Masamo
  • Lele Phyton
  • Lele Sangkuriang
  • Lele Mutiara

Jenis lele tersebut diatas memiliki ciri ciri yang berbeda, selain dari ciri - ciri fisiknya, tiap jenis lele memiliki karakteristik non fisik yang berbeda pula. Perbedaan tersebut meliputi bentuk ikan lele, tingkat pertumbuhan, jenis pakan yang tepat, ketahanan tubuh, hingga rasa dari daging ikan lele itu sendiri. Tentu saja perbedaan tersebut akan memiliki pengaruh yang besar dalam kesuksesan budidaya ikan lele yang akan kita jalankan.

Menentukan Skala Budidaya Ikan lele

Dalam menentukan skala besar kecilnya budidaya yang akan dijalankan, anda harus berfikir tentang keseimbangan modal yang anda miliki. Pertimbangan modal itu dapat menjadi acuan untuk anda menentukan hal berikut ini:

  • Berapa jumlah kolam yang akan dibuat
  • Berapa ukuran masing - masing kolam
  • Dimana lahan yang tepat
  • Berapa ekor bibit ikan lele pada setiap kolamnya
  • Berapa pakan yang akan dihabiskan
  • Berapa target hasil yang ingin diraih

 

Merencanakan Pemasaran

Jika anda hanya menjalankan budidaya ikan lele dengan skala kecil, anda tidak perlu pusing - pusing memikirkan target pemasaran. Mungkin anda bisa melakukan budidaya ikan lele hanya untuk kebutuhan protein keluarga saja. Tetapi jika anda sudah berfikir ke arah bisnis dan income, maka rencana pemasaran wajib anda fikirkan. Rencana pemasaran hasil budidaya ikan lele dapat meliputi beberapa hal berikut:

  • Daerah atau Wilayah mana anda ingin menjual hasil budidaya ikan lele
  • Fasilitas apa saja yang diperlukan dalam memasarkan
  • Bagaimana cara mendapatkan pembeli
  • Bagaimana cara mempertahankan pembeli agar berlangganan
  • Berapa banyak tenaga yang diperlukan

 

Menyiapkan Manajemen Bisnis

Pastikan anda tidak mengabaikan manajemen bisnis budidaya ikan lele, meskipun ini kadang sulit untuk diterapkan karena rumitnya kondisi dilapangan, tetapi buruknya manajemen bisnis sering kali menjadi penyebab gagalnya bisnis budidaya ikan lele yang dijalankan. Anda harus mulai berfikir bahwa bisnis yang ingin anda jalankan akan berjalan lama dan berkesinambungan. Anda harus dapat mengetahui secara detail berapa biaya yang telah dikeluarkan, dan berapa omset yang didapatkan.

Beberapa orang mempunyai mainset bahwa mereka hanya menjalankan usaha meraka apa adanya, asalkan bisa makan dan bisa membeli keperluan lain itu dirasa sudah cukup. Jika anda memiliki jalan berfikir yang seperti itu, maka bukan tidak mungkin bisnis budidaya ikan lele anda hanya akan jalan ditempat saja tanpa perkembangan.

Dokumen Legal

Berfikirlah bahwa bisnis budidaya ikan lele yang akan anda jalankan akan tumbuh besar dan menjadi bisnis yang menjanjikan. Semakin tingginya pohon, semakin kencang angin menerpa. Semakin besar bisnis anda, semakin berat juga tantangan yang akan anda temui. Maka dari itu, anda membutuhkan sebuah payung dan pegangan secara hukum. Anda dapat mengurus tentang izin usaha, dan dokumen lainnya sebagai payung pelindung bisnis anda agar kuat dan kokoh.

ARTIKEL TERBARU

Tags

Opportunie.com
Ribuan informasi lowongan pekerjaan di seluruh dunia