Image


22FEB

6 Penyebab Ikan Lele Stres

Keberhasilan budidaya ikan lele tentu saja tak lepas dari kesehatan ikan lele itu sendiri. Terkadang pembudidaya dibuat tak tenang dan stres karena melihat kondisi ikan lele yang tidak sehat. Ikan lele yang tidak sehat atau terkena penyakit disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada kesehatan ikan lele ada stres pada ikan. 

Ikan lele akan mudah terkena penyakit dan mengalami penurunan kekebalan tubuh jika ikan lele dalam kondisi stres. Maka dari itu, bagi kalian yang serius dalam membudidaya ikan lele, anda tidak boleh mengabaikan perkara stres pada ikan lele yang anda budidaya. 

6 Penyebab utama ikan lele menjadi stres, yaitu:

  • Penanganan yang kasar

Dalam proses budidaya ikan lele, tentu saja tak lepas dari sentuhan - sentuhan dan penanganan pada bibit ikan lele seperti saat kita mengambil ikan dari kolam, atau menebar bibit pada kolam. Ikan lele juga makhluk hidup yang dapat stres jika ditangani secara kasar.

Saat mengambil ikan atau menebarnya didalam kolam, sebaiknya dilakukan pagi hari atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas. Ikan lele akan mudah stres jika terkena kontak matahari secara langsung. Jika anda menebar bibit lele kedalam kolam, lakukanlah dengan cara yang benar dan dengan hati - hati. Letakkan bibit secara berlahan agar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi air yang baru.

  • Perubahan suhu air mendadak

Perubahan suhu secara mendadak juga dapat menyebabkan ikan lele stres. Terkadang pada siang hari suhu air terasa hangat, namun tiba - tiba dapat turun hujan yang menyebabkan suhu air berubah dengan sangat cepat. Ikan lele akan berusaha menyesuaikan diri dengan suhu yang baru, jika hal itu sering terjadi maka ikan lele dapat menjadi stres.

Gunakanlah penutup pada kolam, anda dapat menutupi kolam 1/3 bagian atau setidaknya separuhnya. Terutama pada kolam terpal atau tembok yang memiliki kedalaman air yang dangkal. Jika anda tidak dapat menutup kolam karena alasan biaya, anda dapat menaruh dedaunan seperti daun pepaya atau daun pisaha sebagai tempat bersembunyi ikan.

  • Oksigen rendah

Rendahnya kandungan oksigen dalam air kolam, dapat menyebabkan ikan lele stres. Menurunnya kandungan oksigen dapat dikarenakan oleh kandungan amonia yang meningkat pada air, atau dapat juga oleh racun nitrit yang terkandung dalam air. Anda dapat menambahkan airator jika memang diperlukan untuk suplai oksigen pada air kolam

  • Kualitas air yang buruk

Kualitas air yang buruk biasanya dapat dilihat secara kasat mata, kondisi air keruh sering kali diabaikan oleh pembudidaya. Meskipun ikan lele merupakan jenis ikan yang kuat terhadap kondisi air, namun bukan berarti ikan lele selalu dapat bertahan pada kondisi air yang buruk. Lakukanlah manajemen air yang baik, air yang baik biasanya ditandai dengan warna hijau transparan.

  • Nutrisi buruk

Nutrisi sangat dekat hubungannya dengan pakan yang anda berikan pada bibit ikan lele. Anda dapat menggunakan pelet yang murah sebagai pakan ikan lele, tetapi anda juga harus memperhatikan kandungan protein. Penuhi gizi dalam pakan ikan lele. Anda dapat menggunakan pakan alami seperti keong, jangkrik, cacing, belatung, usus, dan lainnya sebagai pemenuhan kebutuhan nutrisi pada ikan.

  • Kepadatan

Kepadatan ikan lele didalam kolam juga dapat membuat ikan lele stres. Ini berkaitan dengan kondisi air dan kandungan oksigen yang terlarut didalam air. Semakin padat kolam, maka air akan mudah tercemar oleh kotoran ikan maupun sisa pakan. Selain itu, kepadatan yang berlebih akan membuat oksigen yang terkandung dalam air sangat cepat berkurang. Jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengatur kondisi air kolam, maka pertimbangkan kepadatan bibit ikan lele pada kolam.

ARTIKEL TERBARU

Tags

Opportunie.com
Ribuan informasi lowongan pekerjaan di seluruh dunia