Image


18FEB

Mengatasi Bibit Lele Agar Tidak Banyak Yang Mati

Dalam usaha budidaya Ikan, terkadang ikan mudah sekali mengalami kematian, sehingga kita merasa bingung apa penyebabnya dan bagaimana mengatasi kematian lele.

Jika kematian berkisar 1-2 ekor tentu tidak menjadi masalah. Namun bagaimana jika dalam satu hari kematian mencapai 100-200 ekor? apa penyebab lele mati massal? Hal ini tentu membuat kepala pusing. 

Budidaya ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang bandel dan tahan banting, Ikan lele juga terkenal memiliki kemampuan daya tahan tubuh yang cukup kuat dari gangguan hama maupun penyakit.
Namun khusus bagi ikan lele yang ukurannya masih kecil tidak bisa disamakan dengan ikan lele yang sudah besar.

Budidaya ikan lele kecil atau larva lele atau benih lele masih sangat rentan dan mudah stress. Larva ikan yang stress, sering menjadi penyebab bibit lele mati mendadak. Semakin kecil ukuran lele semakin besar resiko kematiannya.

Perawatan dan perlakuan benih lele harus lebih diperhatikan dan sedikit di istimewakan. Jika tidak, anda akan sering melihat bibit lele menggantung, dan obat bibit lele menggantung atau lele berdiri tidaklah mudah.

Lalu bagaimana cara mengatasi bibit ikan lele agar tidak banyak yg mati? Dan bagaimana cara merawat bibit lele biar cepat besar?

Agar Benih Lele Tidak Mati dan Cara Mengatasi Bibit Lele Agar Tidak Banyak Yang Mati adalah dengan memperhatikan langkah berikut

Persiapan Kolam dan Air

  • Persiapkan air kolam dengan cara mengisi dengan ketinggian sekitar 40cm, dan endapkan kurang lebih 1 minggu.
  • Diberi probiotik juga lebih baik.
  • Untuk ketinggian air dibawah 40cm sebaiknya bagian atas kolam diberi pelindung seperti paranet, hal ini guna menjaga suhu air tetap stabil. Ketinggian air dapat ditambah seiring dengan pertumbuhan lele.

Persiapan Bibit dan Penebaran Yang benar

Usahakan bibit berasal dari pem budidaya ikan yang sudah berpengalaman, ukuran bibit harus seragam, bibit lele fisiknya harus sempurna dan terlihat sehat, dan dari indukan bersertifikat.
Setelah mendapatkan bibit lele dengan kualitas seperti yang sudah disebutkan, waktu yang baik untuk tebar bibit di kolam adalah pagi atau sore hari. karena pada saat sore atau pagi hari suhu air di kolam cenderung stabil dan tidak membuat bibit lele stres.


Atur Kepadatan Bibit Lele

Untuk pemula per meter persegi (m2) dapat tebar 300 ekor bibit, jika lancar anda dapat menambahkan padat tebar secara bertahap seiring dengan pengalaman masing-masing. Hati2 jika belum berpengalaman sebaiknya bisa dari jumlah padat tebar yang lebih sedikit, karena padat tebar beresiko bibit lele strss dan menjadi penyebab kematian ikan lele di kolam terpal

Pemberian Pakan Berkualitas

Setelah tebar bibit lele di kolam, puasakan bibit lele 1 hari. biarkan bibit lele beradaptasi di kolam. Pemberian pakan dari awal tebar bisa langsung 3 kali, pagi siang dan malam.

Untuk porsi pelet pada hari pertama sedikit saja dan jika harus ditambah sedikit demi sedikit jika terlalu banyak bisa mengakibatkan dan menjadi penyebab ikan lele mati dengan perut kembung, pada hari ketiga biasanye lele sudah bisa beradaptasi, kita dapat memberikan pakan sesuai dengan kebutuhan lele

Pemberian pakan harus sesuai dengan kebutuhan lele, artinya jangan asal asalan, Jangan karena ingin untung banyak benih lele diberi pakan sembarang.

Semakin kecil ikan lele semakin besar kebutuhan nutrisnya dan proteinnya, untuk bibit lele atau benih setidaknya berikan pakan yang lengkap nutrisi dengan kandungan protein 40%. Jika Anda kebertan karena harga pelet proten 40% mahal, Anda bisa mensiasatinya dengan membuat sendiri pakan alternatif yang lengkap nutrisi dan tinggi protein 40%.

ARTIKEL TERBARU

Tags

Opportunie.com
Ribuan informasi lowongan pekerjaan di seluruh dunia