Image


20MEI

Pakan Alternatif Lele Untuk Menghemat Biaya Budidaya Lele

Pakan merupakan salah satu bagian penting dalam menentukan kesuksesan budidaya lele. Tidak jarang petani lele mengalami kerugian karena kurang baik dalam manajemen pakan lele terlebih lagi harga pakan lele saat ini sangat mahal, rasanya sangat tipis keuntungan yang didapat petani jika harus menggunakan pakan dengan harus membeli pelet, bahkan tak jarang petani yang rugi besar akibat pengeluaran untuk pakan lebih besar dari hasil panen ikan lele.

Untuk mengatasi permasalahan diatas, ada baiknya petani lele memikirkan untuk memberikan pakan lele dengan pakan alternatif dengan harga yang murah bahkan gratis. Dengan pakan alternatif diharapkan dapat meminimalisir biaya budidaya dan dapat memberikan margin keuntungan yang lebih banyak. 

Jika kita berbicara tentang pakan alternatif, kita tidak boleh mengabaikan kandungan gizinya. Bagaimanapun juga, ikan lele yang kita budidayakan harus terpunihi gizinya agar dapat tumbuh besar dan sehat. 


Pakan alternatif untuk ikan lele:

Bulu Ayam Potong

Bulu ayam potong dapat digunakan sebagai pakan alternatif ikan lele, kita dapat mendapatkannya dengan harga murah pada penjual ayam potong. Namun perlu diketahui, bahwa bulu ayam potong dapat menyebabkan air kolam lebih cepat keruh dan berbau. Dengan pemberian pakan bulu ayam potong, kita harus sering mengontrol dan mengganti air kolam. Bulu ayam potong lebih baik ketimbang bulu ayam kampung, karena bulu ayam potong lebih lunak sehingga ikan lele lebih mudah untuk memakannya.

Ayam Tiren

Ayam tiren atau ayam mati dapat kita dapatkan dengan harga yang lebih murah. Kita bisa saja langsung memberikan ayam mati untuk pakan ikan lele, namun akan lebih baik jika ayam dibakar terlebih dahulu kemudian mengiris – iris ayam tersebut agar lele dapat lebih mudah memakannya.

Keong/ Bekicot

Jika ingin mendapatkan pakan alternatif berupa keong atau bekicot, kita bisa mendapatkannya secara gratis, namun harus ada sedikit pengorbanan waktu dan tenaga untuk mendapatkannya. Keong atau bekicot mengandung gizi dan nutrisi yang cukup tinggi sehingga bisa membuat ikan lele tumbuh besar lebih cepat.

Ikan Rucah

Ikan rucah memiliki harga yang lebih rendah ketimbang pakan pelet untuk lele, meskipun ikan rucah dapat digunakan sebagai pakan alternatif tetapi perlu diketahui bahwa ikan lele tidak terlalu menyukai ikan rucah, selain itu ikan rucah juga kurang memiliki nutrisi yang dibutuhkan untuk ikan lele.

Limbah Ikan Tongkol

Limbah ikan tongkol bisa didapatkan pada penjual tongkol, terkadang penjual tongkol membuang kepala dan jeroan ikan tongkol, kita bisa membelinya dengan harga yang sangat murah. Limbah ikan tongkol memiliki nutrisi yang baik untuk ikan lele, tapi perlu diketahui bahwa dengan memberikan pakan limbah ikan tongkol, ini akan berpengaruh terhadap rasa daging ikan lele yang kita budidayakan.

Belatung

Jika kita tidak merasa jijik, kita dapat membuat belatung untuk pakan alternatif. Kandungan nutrisi pada belatung tidak diragukan lagi, sangat baik untuk ikan lele.

Daging Ikan Sapu-sapu

Tak berbeda dengan keong atau bekicot, kita juga dapat memberikan pakan untuk lele berupa daging ikan sapu – sapu. Di beberapa daerah, ikan sapu – sapu sangat mudah didapatkan, bahkan tidak jarang ikan ini dibuang begitu saja. Kita bisa mengolah ikan sapu – sapu sebagai pakan ikan lele hanya dengan menyiram ikan sapu – sapu dengan air panas, kemudian membuang kulitnya. Nutrisi yang terkandung sangat baik untuk ikan lele, sehingga dapat memacu pertumbuhan ikan lele.

ARTIKEL TERBARU

Tags

Opportunie.com
Ribuan informasi lowongan pekerjaan di seluruh dunia