Image


20FEB

Pemijahan Ikan Lele Secara Alami

Tujuan dari pemijahan lele tentu saja untuk melakukan perkembang biakan ikan lele. Pemijahan ikan lele secara teori mungkin terdapat pembagian musim, mungkin kita perlu tahu kapan musim kawin bagi ikan lele. Tetapi pada praktiknya, pembudidaya seringkali melakukan pemijahan ikan lele meskipun berada pada musim apapun, hal tersebut seringkali terbukti berhasil.

Dalam pemijahan ikan lele, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, contohnya yaitu:

  • Jenis Kolam

Sebaiknya dalam proses pemijahan, kita menyiapkan kolam khusus untuk melakukan perkawinan ikan lele. Kolam yang paling mudah dan paling efektif digunakan untuk pemijahan ikan lele adalah kolam terpal.

  • Ukuran Kolam

Ukuran kolam sangat penting untuk diperhatikan, ini akan ada hubungannya dengan proses perawatan larva hingga benih lele. Ukuran yang paling ideal dalam pemijahan ikan lele adalah 3x4 meter. Dengan ukuran kolam tersebut, pergerakan lele tidak terlalu liar dan juga akan mudah saat menangkapnya ketika lele selesai memijah.

  • Kakaban

Terkadang induk lele yang sudah sangat matang atau gonad dapat memijah meskipun tanpa kakaban, meskipun demikian kakaban merupakan barang yang wajib kamu sediakan untuk menghasilkan telur lele yang maksimal. Selain untuk memaksimalkan jumlah telur, kakaban juga berguna untuk merangsang indukan lele agar mau memijah atau melakukan pembuahan. Kakaban dapat dibuat dari bahan kain, jaring, atau yang lainnya. Namun, kakaban yang paling baik digunakan terbuat dari ijuk atau serabut kelapa yang terasa kasar dan berwarna gelap.

  • Kualitas dan Ketinggian Air

Kualitas air sangat menentukan dalam keberhasilan pemeliharaan larva dan bibit. Usahakan menggunakan air sumur yang sangat jernih, hal tersebut dilakukan karena air tersebut akan kita gunakan hingga 20 hari sampai benih lele dapat disortir. Jika air sudah keruh sebelum benih lele mencapai ukuran 2-3 cm, maka kita sulit untuk mengatasinya. Kita tidak mungkin dapat menguras kolam karena ukuran benih yang masih sangat kecil. Maka dari itu, kualitas dan kejernihan air harus mampu bertahan minimal hingga 20 hari. Ketinggian air berkisar antara 15 cm sampai dengan 30 cm. Jangan gunakan air terlalu tinggi, itu bisa membuat induk lele yang dipijah melompat keluar kolam saat terjadi pembuahan.

  • Suhu dan Cahaya

Usahakan suhu air tidak terlalu dingin, karena pada dasarnya larva dan benih ikan lele akan dapat bertahan pada suhu yang sedikit hangat namun tidak terlalu hangat. Caha juga harus diatur, jangan terlalu banyak cahaya yang masuk. Hindari kontak cahaya matahari secara langsung. Dan jangan lupa, air hujan juga harus dihindari.

 

Langkah - langkah pemijahan ikan lele secara alami

  1. Siapkan kolam pemijahan, letakkan kakaban pada sebagian besar luas kolam. Bisa saja menggunakan sedikit kakaban, namun hasil bertelur mungkin kurang maksimal.
  2. Setelah kakaban terpasang, isi kolam dengan air sumur yang jernih hingga ketinggian berkisar antara 15-30 cm.
  3. Lakukan seleksi indukan ikan lele yang telah matang atau gonad. Lakukan seleksi dengan hati - hati. Anda dapat membaca artikel sebelumnya tentang ciri - ciri induk ikan lele yang telah siap untuk dipijahkan dan juga anda dapat membaca pula artikel tentang cara yang baik dalam melakukan seleksi induk lele. Selain itu, anda harus memperhatikan bobot induk lele, sebaiknya induk jantan dan betina tidak terlalu jauh perbedaan bobotnya.
  4. Terlebih dahulu masukkan indukan ikan lele jantan pada kolam pemijahan, biarkan induk lele jantan menemukana tempat yang nyaman. Tunggulah sekitar 5 sampai 10 menit, baru kemudian masukkan induk lele betina. Peletakkan induk ini dilakukan pada sore hari sekitar jam 15.00 sampai dengan jam 18:00. 
  5. Hindarkan dari kebisingan dan lalu lalang yang dapat mengganggu induk lele dalam memijah. Tutup kolam pemijahan jika memungkinkan. 
  6. Ambil kedua induk ikan lele dari kolam pemijahan dan taruh kembali kedalam kolam karantina atau pemulihan induk. Jika anda memperhatikan kakaban telah terihat telur, maka proses pemijahan berhasil. Tetapi jika tidak ada telur, maka proses pemijahan gagal. Kemungkinan kegagalan sering kali karena induk ikan lele belum matang atau gonad. Ingatlah jika induk ikan lele gagal memijah pada malam itu, maka tidak dapat dipijah lagi di malam selanjutnya. Anda harus menunggu paling tidak 2 bulan untuk melakukan pemijahan dengan indukan yang sama, atau anda dapat memilih indukan lain untuk dipijahkan.

Demikian artikel tentang pemijahan ikan lele secara alami, semoga dapat memberikan manfaat.

 

ARTIKEL TERBARU

Tags

Opportunie.com
Ribuan informasi lowongan pekerjaan di seluruh dunia